Tadzkirah dan Q&A dengan kaum Muslimah
Oleh: Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA - Mufti Kearajaan
Negeri Perlis - Arsip 09/2024
Pernahkah kita, sebagai orang tua, merasa begitu khawatir dan gelisah ketika
anak kita pulang terlambat di malam yang gelap dan hujan deras? Hati kita
berdebar, pikiran dipenuhi skenario terburuk, dan rasa lega hanya datang
saat ia akhirnya tiba dengan selamat di depan pintu.
Bagaimana dengan perjalanan hidupnya yang sebenarnya—perjalanan panjang
menuju akhirat yang penuh dengan 'lubang' godaan syahwat dan 'kegelapan'
syubhat? Sudahkah kita memiliki kecemasan yang sama besarnya untuk
keselamatan jiwanya?
Dalam sebuah forum tadzkirah yang penuh dengan nasihat yang menyentuh kalbu, Mufti mengupas tuntas peran sentral orang tua sebagai "cermin" pertama bagi anak-anaknya. Tadzkirah ini akan membimbing kita untuk menyelami:
Dalam sebuah forum tadzkirah yang penuh dengan nasihat yang menyentuh kalbu, Mufti mengupas tuntas peran sentral orang tua sebagai "cermin" pertama bagi anak-anaknya. Tadzkirah ini akan membimbing kita untuk menyelami:
- Kekuatan Doa & Kesalehan Orang Tua: Bagaimana kesalehan seorang ayah yang telah wafat mampu menjadi "harta simpanan" yang menyelamatkan anak yatim di masa depan, sebagaimana terungkap dalam Surah Al-Kahfi.
- Konsep Fitrah & Tanggung Jawab: Memahami hadits Nabi yang sering disalahpahami bahwa orang tua "men-Yahudi-kan" anaknya, dan apa makna sesungguhnya di balik itu.
- Teladan Nyata dalam Keseharian: Dari cara kita menyikapi azan, bertutur kata, hingga menata rumah—bagaimana semua hal kecil itu menjadi kurikulum pertama dan utama bagi anak.
- Visi Tertinggi Keluarga Muslim: Mengapa tujuan kita membesarkan anak harus melampaui sukses duniawi, dan bercita-cita untuk berkumpul bersama mereka di dalam surga.
- Menjawab Problem Rumit: Mulai dari perjuangan orang tua tunggal, menyikapi sifat bawaan (genetik) anak, hingga bijak dalam taat kepada orang tua dalam pilihan hidup.
Mari kita buka hati dan pikiran untuk menyusuri setiap poin dalam forum ini.
Mari kita refleksikan bersama: Seperti apakah bayangan yang ingin kita
pantulkan kepada anak-anak kita dari "cermin" diri kita hari ini?
Berikut rangkumannya: