KETIKA AGAMA DIRUSAK OLEH GOLONGAN AGAMA

Tadzkirah tentang Bahaya Ulama Palsu, Ujian Keikhlasan, dan Jalan Kembali kepada Kebenaran

Oleh: Shahibus Samahah Dato Prof. Dr. MAZA - Mufti Kearajaan Negeri Perlis

Agama Allah tidak pernah padam. Namun, sejarah mencatat bahwa kerusakan Islam sering kali bukan datang dari luar, melainkan dari dalam — dari mereka yang memakai pakaian agama, tetapi menjual ayat-ayat Allah untuk keuntungan dunia.


Dalam sebuah tadzkirah yang menggugah, umat diingatkan melalui kisah Ka‘ab bin Malik r.a. yang selamat dengan kejujuran, tentang betapa berat perjuangan menegakkan Islam. Jalan ini tidak cukup ditempuh dengan slogan, tetapi memerlukan keikhlasan, keberanian, dan kesediaan untuk menanggung kesulitan.

Pesannya jelas:

  • Bahaya terbesar umat bukan sekadar musuh luar, tetapi agamawan yang menyeleweng dan membela kezaliman.

  • Ulama sejati adalah pewaris Nabi ﷺ: ikhlas, berilmu, berani berkata benar, dan hidup sederhana.

  • Ulama palsu menukar kebenaran dengan dunia, memecah umat, dan menjauhkan manusia dari Islam.

🌸 Tazkirah ini hadir sebagai seruan penuh cinta dan peringatan: janganlah umat ditipu oleh gelar atau pakaian, tetapi nilailah ucapan dan perbuatan. Kembalilah kepada Al-Qur’an dan Sunnah sebagai neraca, agar Islam berdiri tegak di atas kebenaran, keadilan, dan ikhlas, bukan kepalsuan dunia.

Berikut rangkumannya: